Terapi Lebah di PRJ 2008

Kami Hadir di Pameran Pekan Raya Jakara 12 Juni-13 Juli 2008. Di Hall C2 no stand 105 belakang stand Propinsi Bangka - Belitung,

Apa yang Anda dapatkan distand kami?

  • Produk Lebah Madu yang terjamin murni

  • Mengenalkan tentang lebah madu kepada anak Anda

  • Bisa mencicipi berbagai jenis madu dan bee pollen gratis.

  • Konsultasi Terapi Lebah, Peluang Usaha dan produk lebah

  • Pengobatan Terapi Lebah : rematik, lumpuh, stroke, asam urat, migraen, syaraf kejepit, ashma, herpes dll.

Silahkan sempatkan diri Anda ke stand Peternakan Lebah Bina Apiari di PRJ.  

Madu Cegah Amputasi Pasien Diabetes

Sumber: kompas

Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka, merupakan alternatif untuk menghindari terjadinya amputasi pada pasien diabetes. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Wisconsin, AS, yang berhasil membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana menyebarkan terapi madu tersebut.

Menurut Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, madu bisa membunuh bakteri karena sifatnya asam, selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotic “ Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan” katanya. Dalam terapi madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.

Pasien diabetes memang harus sejak dini memperhaikan secara serius bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan infeksi. Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan control yang baik terhadap penyakit diabetes yang diindap disebabkan timbulnnya ganguan pada kaki penderita diabetes.

Gangguan itu berupa kerusakan pada saraf dan kerusakan pembulu darah dan infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa (baal) pada kakinya karena tak langsung tampak.

Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alernatif di Eropa bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Profesor Eddy mulai tertarik untuk mencoba terapi madu setelah mengetahui tradisi penggunaan madu dalam dunia pengobatan masa lampau.

Ia mulai melakukan uji coba sejak enam tahun lalu. “Saya mulai mencoba terapi ini setelah segala pengobatan gagal. Sejak kami memakai terapi madu, penggunaan semua jenis antibiotik kami hentikan dan berhasil,” katanya. Sampai saat ini penelitian tersebut masih berlanjut dan diharapkan selesai pada tahun 2008 atau 2009.

MADU:Membangkitkan gairah dan Awet Muda

Ibnu Sina (Bapak Kedokteran Modern) berkata: “Jika kau ingin awet muda, minumlah madu. Atau dapat pula kau rebus daun pala sampai matang, kemudian saring dan campurkan dengan madu sesaat rebusan mulai dingin. Meminum larutan itu setiap hari seperti teh, akan menguatkan tubuh dan menimbulkan gairah.”

Minumlah Royal Jelly langsung dari sarang lebah sebanyak 100 miligram setiap minggu. Setiap hari, jangan lupa untuk meminum 1 sendok madu. Jadikan hal itu sebagai kebiasaan. Kapanpun dan dimanapun jangan lupa untuk meminum madu. Ini adalah anjuran Ibnu Sina.

Madu memiliki kandungan bahan-bahan yang berhubungan dengan peningkatan gairah , seperti asam aspartik, hormon dan vitamin H. Di dalam khazanah kedokteran populer Barat, madu disajikan bersama tanaman tribulus disajikan  kepada para pengantin baru dengan tujuan untuk meningkatkan gairah dan daya tahan.

Ramuan herbal Nusantara banyak sekali merekomendasikan madu sebagai pembangkit gairah seperti mencampurkan madu, telor bebek dan lada hitam. Sesungguhnya Lebah Madu telah menghasilkan produk yang bisa dijadikan sebagai pembangkit gairah dan awet muda yaitu dengan mengkombinasikan madu, bee pollen dan royal jelly.

Bina Apiari telah meramu produk lebah tersebut dalam satu kemasan yaitu madu 3in1 yang banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan dan kejantanan pria.

Rematik ga sembuh-sembuh? Terapi Lebah aja.

Alkisah, Dian sang peternak lebah sedang memindahkan kotak-kotak lebah ke dalam hutan tanpa dia sadari seekor kalajengking hutan menhadangnya dan tiba-tiba sengatnya yang beracun menghujam kakinya. Dia sempat panik karena pernah mengalami hal yang sama di lain waktu, yang membuat tubuhnya terasa terbakar. Tanpa berfikir panjang lagi, dia letakkan kotak lebah dan mengambil lebah untuk disengatkan disekitar kakinya yang tersengat kalajengking. Dia berfikir racun dilawan racun, siapa tahu malah sembuh. Ajaibnya  racun sengatan kalajengking tidak merambat kemana-mana hanya disekitar sengatan lebah…. Inilah sebagian kisah suka duka peternak lebah (binaapiari.com) ketika berhadapan dengan ganasnya alam.

Racun yang menyembuhkan, mungkin itu ungkapan yang tepat bagi sengatan lebah. Sejak zaman dahulu racun lebah sudah terbukti kemanjuranya dalam mengatasi rematik, asam urat (encok,gout,pirai), pegal-pegal, sklerosis multiple (penyakit sistem syaraf otak) dan penyakit-penyakit lainnya. 

Lembaran papirus di tahun 200SM di mesir mencatat racun lebah atau lebah mati digosokkan pada bagian tubuh yang sakit untuk meredakan nyeri. Penggunaanya kemudian meluas ke Babilonia, Asiria, yunani dan Romawi.

Pada konferensi ke II terapi akupungtur lebah dan apiterapi di Nanjing Cina, WHO mengakui bisa lebah dari jenis lebah apis mellifera sebagai alternatif terapi di bidang pengobatan.

Mengapa bisa lebah begitu istimewa?

Kita ketahui kandungan bisa lebah terdiri dari air dan enzim-enzim seperti fosfolipase A dan hialuronidase, zat melitin, adolapian, apamin dan MCD-peptida. Masing-masing zat tersebut memiliki khasiat dan kegunaanya tersendiri. 

Efek anti rematik bisa lebah disebabkan bisa lebah mengandung melitin, adolapin dan MCD-peptida yang berfungsing sebagai anti peradangan. Dalam dunia kedokteran rematik biasa disembuhkan dengan obat anti peradangan yaitu kortisol yang mempunyai efek samping negatif. Tetapi dengan sengatan lebah, tubuh kita dirangsang untuk memproduksi kortisol sendiri sehingga aman. Kortisol adalah hormon yang mampu menekan proses radang di dalam tubuh.

Di Austria seorang dokter bernama Dr PhilipTerc, mengunakan sengatan lebah selama 40 tahun dalam menyembuhkan penyakit arthritis dengan tingkat keberhasilan 80%. 

Terapi lebah sebenarnya bukan hanya sengatan lebah tetapi merupakan kombinasi semua produk lebah seperti madu, bee pollen, royal jelly , propolis dan racun lebah.

Anda takut di sengat lebah, tapi ingin sembuh?

Kabar gembira, ramuan herbal dengan madu juga sudah cukup ampuh menyembuhkan rasa nyeri. 

Pada sebuah riset ilmiah terbaru dari Copenhagen University terhadap penderita nyeri atau pembengkakan sendi (Arthritis) dari 200 pasien setelah pasien-pasien tersebut diobati dokter dengan campuran satu sendok madu dan setengah sendok teh bubuk kayu manis sebelum sarapan hasilnya adalah 73 orang di antaranya bebas dari rasa sakit dan setelah sebulan hampir semuanya bisa berjalan lagi tanpa nyeri

Jika tidak tersedia kayu manis, seduh  jahe dengan air panas dan setelah air jahe agak dingin masukan 2 sendok madu. Selamat menikmati….

 

 

 

MADU Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Mengkonsumsi madu secara teratur mengurangi resiko penyakit jantung, bedasarkan studi awal yang diterbitkan dalam “ Journal of Medicinal Food” (2004;1:100-7). Beberapa study ilmiah menyarankan dengan mengkonsumsi madu dapat mengurangi tekanan darah yang menyebabkan penyakit jantung.

Bagi sebagian orang justru mengangap mengkonsumsi madu akan menyebabkan obesitas, LDL tinggi dan tekanan darah tinggi yang mengakibatkan penyakit jantung. Mengapa? Karena mereka berfikir madu mempunyai rasa manis yang berasal dari sucrose, glucose dan fructose. Kita ketahui bahwa mengkonsumsi sucrose secara berlebih dipercaya meningkatkan resiko obesitas, resisten terhadap insulin dan tekanan darah tinggi. Sucrose juga mengurangi HDL yang menguntungkan dan meningkatkan tingkat triglyceride. Fruktose mempunyai efek yang sama dengan sucrose.

Disinalah keajaiban lebah madu , gula-gulaan seperti sucrose, glucose dan fructose yang terkandung dalam madu justru menyehatkan. Lebah menghasilkan madu murni dengan menghisap nectar bunga yang kaya akan gula-gulaan tersebut tetapi lebah memproses gula-gulaan itu terlebih dahulu di dalam perut lebah . Setelah nectar diolah dalam tubuh lebah menjadi madu, barulah lebah mengeluarkan madu dari dalam perutnya. Jadi gula-gulaan yang terdapat dalam madu sudah diproses dalam perut lebah terlebih dahulu sehingga madu langsung bisa meresap kedalam darah kita. Berdasarkan riset ilmiah, madu bisa meresap kedalam darah sekitar 10 menit. Ini bisa kita buktikan jika kita lelah sehabis olah raga kemudian meminum madu murni tubuh kita cepat merasa segar kembali.

Madu disamping mengandung gula-gulaan juga mengandung banyak enzyme potensial yang menguntungkan seperti asam amino, madu mengandung bee pollen, propolis, lilin lebah dan nutrisi yang berasal dari tanaman dan tubuh lebah sendiri.

Beberapa zat kimia dalam darah dapat digunakan untuk memonitor tingkat resiko penyakit jantung. Beberapa tahun sebelumnya, tingkat kolesterol dan LDL (“jelek/jahat”) telah digunakan untuk memonitor tingkat penyakit jantung dan akhir-akhir ini homocysteine dan C-reactive Protein (CRP) telah ditambahkan sebagai penyebab/factor penyakit jantung. Orang dengan tingkat homocysteine tinggi memiliki tingkat penyakit jantung, kanker dan beberapa penyakit bahaya lainya.

Homocysteine yang tinggi dapat diturunkan dengan vitamin B6, B12 dan folic acid. Tingkat CRP yang tinggi juga dapat untuk memprediksi penyakit jantung. Tingkat CRP meningkat disebabkan oleh merokok, tekanan darah tinggi, obesitas dan penyakit gusi kronis.

Study penelitian ini dilakukan terhadap lima sampai sembilan orang dalam tujuh percobaan. Dalam masing-masing percobaan dilakukan tes darah sebelum dan sesudah meminum larutan yang mengandung madu, glucose dan madu buatan ( mengandung setengah sucrose dan setengah fructose). Larutan yang digunakan dalam percoban mengandung antara 1 - 3 once madu, glucose atau glucose dan fructose.

Dari hasil percobaan, orang yang mengkonsumsi larutan madu tingkat kolesterol, LDL dan triglyceride secara total menurun tetapi tidak bagi yang meminum larutan glucose dan madu buatan.

Setelah 15 hari percobaan, orang yang mengkonsumsi madu tingkat HDL (baik) meningkat dan tingkat Homocysteine menurun. Efek dari mengkonsumsi madu setiap hari selama 15 hari bagi orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi : total kolesterol menurun 8%, LDL (jahat) kolesterol menurun 11%, dan CRP menurun 57%.

Hasil riset study ini merekomendasikan bahwa madu mempunyai efek yang positif bagi penderita penyakit jantung. Dalam relative singkat, madu dapat menurunkan kolesterol dan yang paling dramatis adalah menurunkan tingkat CRP terhadap orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi. Tampaknya CRP mempunyai peranan penting penyebab penyakit jantung selain kolesterol.

Jadi mengkonsumi sucrose, glucose dan fructose bisa meningkatkan resiko penyakit jantung, study ini merekomendasikan memakan madu bukan hanya aman tetapi pada kenyataanya justru menyehatkan jantung.

Diterjemahkan oleh www.binaapiari.com :Maureen Williams, ND. Recived her bachelor’s degree from the University of Pennnsylvania and her Docctorate of Naturopathic from Bastyr Univesity in Seattle, WA. She has a private practice in Quechee, VT, and does extensive work with traditional herb medicine in Guatemala and Honduras. Dr. Williams is a regular contributor to Healthnotes Newswire.

Manfaat Madu: Penderita Saluran Pernafasan

Hasil penelitian di Bulgaria mengenai efek terapi dari manfaat madu terhadap penderita saluran pernafasan seperti bronchitis, asma dan sinusitis menunjukan hasil yang memuaskan. Penelitian ini dilakukan oleh S.Mladenov dengan makalahnya berjudul “Disease of the Air Passages Treated With Honey” . Penelitian ini melibatkan 17.862 penderita saluran pernafasan terdiri dari 8.836 pria dan 9,026 wanita dengan rentang usia 21-60 tahun.

Telah kita ketahui bahwa lebah madu menghasilkan madu, bee pollen, propolis dan royal jelly yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Madu murni atau madu mentah yang dikemas tanpa proses pemanasan sangat baik untuk penyembuhan saluran pernafasan karena didalamnya masih terkandung propolis dan bee pollen yang masih segar.

Dari hasil penelitian ini menemukan  manfaat madu yang mempunyai sifat bakterisid, anti-alergi, anti-radang dan pengencer dahak (sebagai obat batuk) yang kesemuanya memperbaiki ketahanan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak yang diserang penyakit.

Hasil penelitian sebagai berikut:

Jenis penyakit

sembuh total

perbaikan nyata

membaik

negatif

Bronchitis kronis

64,4%

23,5%

6,3%

5,6%

Asma bronkitis

62%

26%

5,6%

6%

Asma bronkhiale

55,4%

30,5%

5,8%

8,5%

Rhinitis kronis

82%

14%

4%

Sinusitis

56%

14%

16%

14%

Sumber: Peranan perlebahan untuk kesehatan oleh dr.Zen Djaja

Sesuai hasil laporan pengobatan di atas, maka manfaat madu: “ Pengobatan terhadap penyakit saluran pernafasan non-spesifik dengan madu sangat efisien dan tepat.”

blog-indonesia.com KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia PROPOLIS Indonesia To Blog -Top Site
Changing LINKS